Target Utama

1996 Kata

“Semalam, Bibi Elia mengirimi saya pesan jika dia tahu siapa pelaku yang sudah mencelakai Nekek saya hingga koma. Saat itu juga saya buru-buru pergi ke kamar Bibi Elia, tapi pintu dikunci dari dalam. Nomor teleponnya dihubungi tapi sudah tidak aktif. CCTV di hari kemarin juga terhapus dan ternyata hari ini Bibi Elia sudah ditemukan tidak bernyawa.” Fikri memberikan keterangan dengan tenang di hadapan penyidik di kantor polisi. Ia sangat berharap pelaku kejahatan di rumahnya bisa segera ditangkap dan diadili seadil-adilnya. “Bisa anda tunjukkan pesan yang anda dapat dari Almarhumah Elia!” pinta penyidik. “Bisa, Pak.” Fikri mengangguk sembari mengeluarkan Hp dari saku celananya. Ia membuka pesan terakhir dari Elia, lalu meletakkannya di atas meja tepat di hadapan penyidik. Penyidik mengam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN