Elena terdiam. Hatinya kembali sakit kala harus mengingat apa yang terjadi. Dengan cepat ia menepis kedua tangan Erlangga yang menggenggamnya saat pria itu lengah. Erlangga terkejut dengan respons istrinya. "Ada apa, Sayang?" tanya Erlangga dengan terkejut. "Keluarlah, aku mau istirahat," pinta Elena pelan. "Kau mengusirku?" tanya Erlangga dengan penasaran. "Keluarlah, Erl. Aku mau sendiri," usir Elena pelan. "El ...." Elena menutup mulutnya karena ia mual dan ingin muntah. Erlangga berusaha menyentuh tangannya. Namun, dengan cepat ia menepisnya. "Ada apa denganmu? Biar aku memeriksanya," ucap Erlangga masih berusaha untuk menyentuh tangan Elena. Wanita itu turun dari ranjang dengan cepat an berjalan menuju kamar mandi. Erlangga mengekor di belakangnya. "Elena!" seru Erlangga meng

