Elena kembali bekerja setelah mendapatkan perawatan selama satu minggu. Wanita itu melangkah dengan anggun menuju ruangannya. Wajahnya tampak cerah dan bersemangat. Eijaz sudah berada di tempat Elena dan menyambut kehadiran adiknya tersebut. "Welcome back My Dear Sister," ucap Eijaz sambil merentangkan kedua tangan. Elena tersenyum dan menghamburkan tubuhnya pada d**a bidang milik Eijaz. Pemuda itu memeluknya erat. "Kau yang menyiapkan semua ini, Kak?" tanya Elena melepaskan pelukan dan melingkarkan kedua tangannya pada leher Eijaz. "Umm. Apa kau menyukainya?" tanya Eijz sambil menatap dalam adik kesayangannya tersebut. "Terima kasih, Kak. Seharusnya tidak perlu rpot seperti ini," jelasa Elena merasa tidak enak hati. "Tidak repot. Aku memang sengaja ingin melakukan ini untuk menebus

