Bab 58 Kedatangan Damian

1055 Kata

Erlangga terus menggenggam sebelah tangan Elena yang terbalut infus. Menatap lamat-lamat wajah Elena yang pucat dan kedua mata yang terpejam. Elena membuka mata perlahan dan menatap ke arah Erlangga. "Erlangga," ucap wanita itu lirih. "Sayang, kau sudah bangun?" tanya Erlangga sambil membantu Elena yang hendak bangkit dan menyusun bantal untuk memudahkan Elena bersandar. "Kau menangis, Erl?" tanya Elena ketika melihat kedua pipi Erlangga basah dan matanya sembab. "Tidak," ucap Erlangga sambil beruaha memalingkan wajahnya agar tak tampak oleh Elena. Wanita berparas cantik itu dengan cepat meraih wajah Erlangga dan menangkupkannya. Menatap lamat-lamat wajah tampan sang suami yang tampak memerah. "Erl ...." "Maafkan aku, El. Seandainya aku tidak bertemu dan aku tidak memaksamu kala itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN