Setelah beberapa hari menemani Laura, Aisyah dan Jaka berpamitan pulang. Mereka pun dipesan untuk tidak menyebarkan berita kematian Senopati. Kini Laura sudah lebih tegar menjalani takdir hidupnya. Seperti hari ini gadis itu memutuskan pergi ke suatu tempat. Dengan diantar beberapa orang pengawal, mobil yang ditumpangi Laura meluncur ke salah satu pemakaman elite di kawasan Tangerang. Dari kejauhan pohon kamboja tumbuh dengan indah menghiasi tempat itu. Kuntum-kuntum bunganya gugur di atas tanah yang masih basah. Dengan memakai baju hitam, Laura tampak bersimpuh di depan makam ayahnya. "Maafkan Laura papi, aku berjanji akan menjadi wanita yang kuat dan tangguh. Beristirahatlah dengan tenang bersama mami!" ujar Laura sambil menabur bunga mawar dengan air mata yang berjatuhan. Setelah m

