Pergi ke Bandung bersama Genta membuat Laura teringat akan kejadian waktu itu. Di mana perjalanan mereka begitu menegangkan. Sampai ia menyaksikan kemarahan Senopati yang belum pernah dilihatnya. Gadis itu berharap semoga Mami Meta baik-baik saja. Namun, kali ini Laura menikmatinya perjalanannya. Sambil sesekali ngobrol dengan Genta. Gadis itu seperti seekor burung yang siap terbang bebas. Tanpa tahu bahaya yang sedang mengincarnya karena dia begitu cantik dan langka. Terkadang apa yang kita jalani memang tidak sesuai keinginan. Sehingga banyak mengeluh dan ingin kehidupan yang lain. Akan tetapi, mungkin itu adalah yang terbaik buat kita. Tergantung bagaimana menyikapinya dengan rasa syukur yang ada. Akhirnya mereka sampai juga di kediaman Mami Meta. Laura langsung turun tanpa menungg

