BAB 023

1729 Kata

Detik itu juga Harry mengarahkan Colt 1911. Ia menembak ke arah orang yang bersujud di hadapannya, kemudian bergerak cepat mengayunkan lengan kanan dari belakang ke arah kiri, mengarahkan peluru panas agar mampu berbelok membentuk lingkaran. Sampai pada hitungan detik, darah pun berceceran dari sembilan kepala yang mengelilinginya tanpa sempat mereka hindari. Harry memejamkan mata, segera merunduk setelah menembak dan ingatan itu kembali tanpa diundang. "Shit." Apa yang dilakukannya tadi, ternyata masih sama dengan apa yang diajarkan Wesley, sebelum kematiannya akibat sebuah pengkhianatan. Harry mengerti jelas, mengapa Sebastian begitu membencinya. Rasa pilih kasih itu, pastilah menjadi penyebab utama. "Sir ...." Seokjin berdiri di belakang Tuannya. Terlihat tidak jauh berbeda, seba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN