Bab. 15 - Gengsi

2001 Kata

Biasanya, dalam hati ada dua dilema Ingin menerima tapi ragu Atau ingin menolak tapi tak mampu *** Rabu ini Disya kebagian jatah masuk siang. Ia menggunakan waktu senggang di pagi hari untuk berenang di kolam renang rumah. Anehnya, ia menatap ke arah Rahayu dengan rasa terheran-heran. Sejak pagi ibudanya itu tampak lebih pendiam. Kadang-kadang melamun sampai tak bersuara sepatah kata pun. Sangat berbeda dari hari-hari biasanya. Ia pun mengusaikan ritual renangnya. Kemudian menghampiri sang ibunda, setelah memakai kimono handuk. "Bunda, hari ini kalem banget deh. Ada angin apa, Bun?" tanyanya, sembari meneguk air mineral di dalam gelas, yang sudah disediakan di atas meja. Rahayu tampak menghela napas. Pandangannya masih kosong. "Bunda Ini lagi banyak pikiran. Di rumah nggak ada hi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN