Ada satu masa di mana kita dihadapkan pada dua pilihan sulit Pergi mengikhlaskan.. Atau bertahan dan berjuang untuk mendapatkan.. *** Sejak suaminya tiada, ibunda Abrar adalah tulang punggung bagi Abrar dan adik-adiknya. Bahkan sebelum sang suami meninggal karena stroke pun, Rukmini sudah banting tulang, kerja keras demi menghidupi keluarga kecilnya. Sejak Abrar masuk sekolah, suaminya sudah tak berdaya di atas tempat tidur. Semua Rukmini jalani dengan keikhlasan hati. Mana bisa Abrar membalas kesengsaraan yang dialami ibunya, demi ego semata. Puluhan tahun Rukmini menanggung derita dan beban begitu berat. Hingga Abrar mampu mengentaskan keluarga, dari keadaan yang kian menjepit ekonomi. Pria itu menjadi susah fokus dalam acara rapat pagi ini. Di kepalanya penuh dengan kalimat Rukmi

