Kejailan Disya

214 Kata

"Yank. Belikan aku emas." Disya duduk di sebelah  Abrar. Mengganggu pria yang sedang sibuk mengerjakan sesuatu di laptop. "Buat apaan?" Abrar memicing heran. Ia tahu Disya tak begitu suka perhiasan. Rasanya aneh kalau tiba-tiba tak ada hujan angin, mendadak minta hal tersebut. "Buat dipajanglah. DIkelonin kalau perlu." "Cuma buat pajangan? Ngapain emas dikelonin? Patah nanti malah. Lagian, sejak kapan kamu suka emas?" "Sejak hari ini. Boleh ya?" "Kamu mau yang berapa gram? Yang model gimana? Emas putih atau emas murni? Nanti aku pesenin." "Aku mau yang kayak gini." Disya menunjukkan layar ponselnya kepada Abrar. Terlihat gambar wallpaper seorang idol kpop dengan wajah tampan rupawan di sana. "Apan nih? Siapa ini?" "eMas Seok Jin, member BTS." "Astaghfirullah. Mana bisa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN