Chapter 29: Paris

1092 Kata

Keadaan di dalam pesawat saat ini benar-benar hening, hanya ada suara ketukan sepatu dari beberapa orang pramugari yang sedang berjalan di sekitar lorong pesawat memastikan semuanya baik-baik saja tanpa ada masalah. Alana dapat melihat betapa seriusnya ekspresi yang di berikan Liam kepadanya, seolah olah pria itu sedang menunggu sebuah jawaban yang sudah ia tunggu tunggu sejak lama. Alana memutuskan kontak mata dengan Liam dan beralih menatap keluar jendela.  "Lupakan, aku tidak benar benar serius dengan ucapan ku tadi," Alana meremas tangannya mencoba menutupi rasa gugup yang ia rasakan. Untuk beberapa saat Alana kira Liam sudah tidak menatapnya lagi tapi ketika ia menoleh kesamping mata Liam yang berwana hitam pekat itu langsung menusuk tepat di matanya, dan itu berhasil membuat jant

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN