Mengikat Janji

1108 Kata

Alvian wijaya segera menepati janjinya pada sang pujaan hati membawanya menuju pelaminan sesegera mungkin. Bibi Ana yang awalnya tidak tertarik dengan Alvian Wijaya menjadi luluh karena ulahnya. Seperti hari ini Alvian sengaja datang berkunjung bertemu dengan ibu dari Ana. "Selamat siang,Tante. "kata Alvian Wijaya dengan sopan. "Selamat siang,nak. Alvian. Kebetulan sekali ada apa,nak?Tumben datang dijam segini." kata Nenek Sonoko dengan nada lembut dan menyuruh Alvian duduk di sofa ruang tamu rumahnya. "Begini,Tante. Kedatangan Saya kesini bermaksud melamar Ana, kepada Tante."kata Alvian dengan sopan dan tersenyum. "Oalah, kirain ada apa. Tentu dengan senang hati, tante menerima lamaran kamu. Keluarga kamu datang dihari apa lamaran resminya?"kata Nenek Sonoko antusias. "Tentu, Minggu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN