37. Restu Abah dan Ummah

1400 Kata

"Jadi, Bah, kalau diizinkan Aksa ingin sekali membawa Dik Khayra bersama." Aksa jabarkan rencananya sekaligus meminta izin pada Abbah mertuanya. Walau Khayra saat ini menjadi tanggung jawab Aksa sepenuhnya, namun sebagai tata Krama dan adab menghormati Abbah, Aksa tetap harus meminta izin. Belum ada jawaban. Abbah hanya angut-angut mendengar penjelasan menantunya. Abbah nampak berpikir sejenak, "Apa kamu siap, Nduk, hidup jauh dari fasilitas nyaman?" Ujar Abbah, netranya memindai Khayra dengan serius. "Insyaallah, Bah, Khayra siap." "Kalau pendapat ummah, biarkan saja Bah, Khayra ikut suaminya. Toh kandungannya sudah kuat." Ummah membuka suara duluan. Khayra embuskan napas panjang. Rasanya lega mendengar penuturan ummah yang mendukungnya. Seperti jalan untuknya mendapat restu Abbah.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN