Restaurant dengan interior yang begitu memanjakan mata, rupanya begitu ramai di pagi hari. Mungkin karena waktu yang masih menunjukkan pagi hari, sehingga beberapa orang yang duduk dengan hidangan di meja masing-masing, memilih restaurant ini sebagai tempat untuk sarapan pagi ini. Ara mulanya tidak tahu, siapa wanita yang telah membawanya kabur pagi ini. Hanya dengan mengikuti nalurinya yang mengatakan bahwa wanita ini bukanlah orang jahat, membuat Ara sama sekali tidak merasa takut dibawa oleh wanita itu meski ia tidak mengenalinya. Barulah setelah ia mendapat panggilan dari Ceo tempatnya bekerja, ia tahu bahwa wanita yang sedari tadi bersamanya, adalah Ibu dari orang nomor satu dari kantor tempatnya bekerja. Ya, nalurinya yang mengatakan bahwa perempuan itu bukan orang yang jaha

