kemacetan panjang terjadi saat Zahra dalam perjalanan menuju pulang dari toko buku dengan Aksa. menurut kabar yang ia dapat dari ayahnya, Ada baliho jalan yang roboh karena hujan deras serta angin kencang yang tengah terjadi. ia nampak begitu gelisah membuat Aksa yang tengah menyetir sedikit terusik. "Kenapa sih Ra?" tanya Aksa heran. "macetnya.." ucap Zahra gelisah. "kenapa macetnya?" "panjang banget Sa. mau sampai jam berapa kita sampai di rumah? mana yang buat macet baliho roboh lagi.." Aksa melirik Zahra sekilas lalu ia tersenyum sambil menggeleng. "Kenapa ketawa?" tanya Zahra dengan wajah lucunya. "kamunya aneh. yang kejebak bukan hanya kita. ada si Rudi, Bastian, Ada Ara, Riani, Tian, ada...." "sssstttt... kamu sebut nama siapa sih?" tanya Zahra kebingungan. Aksa lalu meng

