"Zahra? lo Zahra kan?" Zahra langsung melirik orang yang tadi ia tabrak. matanya memicing sedikit guna mengingat siapa cowok yang sudah berdiri di depannya itu. "Iya gue Zahra, lo siapa?" cowok tersebut langsung berdecih mendengar jawaban Zahra. "lo beneran nggak ingat gue atau pura-pura lupa lo?" lagi-lagi Zahra dibuat bingung. "gue nggak ingat. lo siapa sih?" "Gue Aurel.." jawab cowok yang menyebut namanya sebagai Aurel tersebut. Zahra masih nampak berpikir, sampai ia nyaris berteriak. Zahra kaget dan membekap mulutnya tak percaya. "Lo... Aurel? si ayam tulang lunak?" kali ini suara Zahra sungguh meninggi. bahkan ia sampai lupa jika sekarang ia tengah berada di toko buku yang semakin ramai pengunjung."k*****t lo... " ucap Aurel kesal. "Ya Tuhan, makin berubah aja lo.. tobat

