Plan

2088 Kata

"Aku pergi untuk satu minggu. Jaga dirimu. Kalau ada apa apa hubungi aku" Aku sedang mengantar kepergian Theo di depan rumah. Dia tampak tampan dengan pakaian kerjanya. Mata birunya bersinar lembut. Ah, seandainya saja dia tidak mendendam pada ibuku. Bisa kupastikan aku akan menjadi orang terbahagia di dunia karena perhatiannya sekarang. "Jaga dirimu Theo. Jangan lupa makan. I will miss you" Aku mengatakan kalimat terakhir langsung dari hatiku karena aku tau dengan pasti setelah hari ini, aku tidak akan menemui orang yang kucintai ini lagi yang bahkan aku tidak tahu apa Theo mencintaiku atau tidak. "I will miss you too" Theo mengecup keningku lama. Aku merasakan momen momen ini dengan seluruh hatiku. Terasa air mata menetes dari mataku. Ya Tuhan, aku benar benar tidak siap kehilangann

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN