Ungkapan

798 Kata

‘’apa maksudmu tidak bermaksud menghancurkan hidupku?apakah kamu tidak berpikir bahwa...’’ Kata kataku tergantung, aku tidak bisa melanjutkan kata kataku, aku sudah tidak sanggup lagi menahan air mata ini yang terus mendesakku untuk menangis, dadaku yang mulai terasa sesak karenanya. ‘’ aku mohon jangan menangis aku tidak tahan melihat seseorang yang aku...cintai menangis akibat ulah ku’’ Tangisanku terhenti ketika dia mengusap air mataku dan yang paling mengejutkanku ketika dia mengatakan ‘’aku cintai’’, apa dia masih mencintaiku setelah apa yang aku lakukan selama ini. ‘’ berhentilah bersikap bodoh seakan akan aku wanita yang baik untukmu’’ Senyuman hangatnya kembali menghiasi wajahnya, membuatku sedikit merasa tenang. Aku masih menunggu respon darinya dan seketika sebuah mobil berh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN