Benarkah perasaanku?

784 Kata

‘’kamu tidak menyiksaku, kata ma’afmu yang membuatku tersiksa, jadi berhentilah mengatakan ma’af’’ Dia menarik badanku kedalam pelukannya, aku mencoba menenangkannya. ‘’terimakasih’’ *** ‘’berjanjilah kamu akan melakukan itu untuk kakak’’ ‘’tapi kak, dia milik kakak’’ ‘’tapi kamu mengenalnya terlebih dahulu, dan kamu yang mencintainya terlebih dahulu, sepertinya ini hukuman untuk kakak karena telah merebutnya darimu’’ ‘’kakak berhenti mengatakan itu, dia sudah memilih kakak’’ ‘’ini permintaan terakhir kakak, sayangi dia, jangan pernah membuatnya menangis oke boy’’ Laki laki yang lebih muda dari kakaknya hanya diam tak menjawab, tapi tatapan mata dari kakaknya membuatnya tidak bisa berbuat apa apa lagi. ‘’aku berjanji’’ Kakak beradik itu telah mengikat sebuah janji yang sangat me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN