Setelah selesai mandi dan ganti baju, aku memutuskan untuk langsung bergabung ke ruang makan. Bapak yang bercerita mengenai bagaimana masa kecilku, membuatku jadi malu dan harus berkali-kali menyembunyikan pipiku yang mungkin sekarang sudah memerah seperti kepiting rebus, karena terasa panas. “Gendis ini, waktu kecil, umur lima tahun, kalo dia nangis, saya puterin lagu Betharia Sonatha yang judulnya apa tuh, Dis, Bapak lupa.” Bapak bertanya kepadaku, dengan sedikit malu, aku menjawab, “Hati Yang Luka, Pak.” Jawabku. Kemudian Bapak meneruskan ceritanya, “Nah, iya, itu. Kamu masih ingat, kan Dis, suaranya bagus, loh, Nak Eric. Bapak juga nyekokin dia lagu-lagu Michael Jackson, ABBA, Queen, apa lagi, ya, banyak, deh. Makanya tuh sekarang anaknya pinter, selera musiknya bagus, jago juga bahas

