Setelah aku bicara seperti itu, Pak Eric mengambil bajunya yang ada di sofa, lalu masuk ke kamar mandi. Dan sekitar sepuluh menit kemudian Pak Eric keluar dan sudah memakai pakaiannya sendiri, dalam keadaan wajah yang segar, harum, masyaallah banget pokoknya. Lalu Pak Eric membawa baju Bapak yang tadi malam dipakai dan dipinjamkan ke padanya, "Ini bajunya saya bawa dulu, ya. Biar saya cuci dulu, nanti kalau sudah dicuci saya antarkan ke sini, saya kembalikan." Tapi aku menggeleng, lalu mengambil baju baju yang Bapak pinjamkan ke Pak Eric dari tangannya dan bilang "Enggak usah, Pak Eric, taruh aja bajunya di sini biar nanti saya yang cuci, jangan repot-repot, Pak." Pak Eric hanya menatapku, sepertinya ada sesuatu yang ingin diutarakan olehnya, namun entah kenapa, Pak Etic justru diam kemudi

