Bab 39

817 Kata

Aditia menggeleng dan berkata bahwa dia tak bisa tidur saat ini karena pengawal belum ada yang tiba. Hujan deras mengguyur puncak dan membuat kemacetan dimana-mana. Setidaknya mereka akan terlambat dua sampai tiga jam. “Apa kau merasakannya?” seseorang mengangguk! “Aku yakin suruhan Dhenia, karena tida mungkin yang lain berani berbuat seperti ini. Kau tetap berada di posisimu! Jangan sampai terlihat siapapun termasuk Nathalie. Aku tidak ingin istriku merasa takut karena mereka! Aku ingin dia nyaman.” “Siap Bos…” Jawab Seseorang yang tidak terlihat sama sekali. Aditia kembali ke kamarnya, dia melihat kembali ke dalam kamar. Dan betul saja, firasat pria tersebut sangat cepat karena dari kejauhan terlihat pantulan merah seolah memberi kode pada seseorang. “Mengganggu berarti mati!” gumam pr

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN