Bab 20

786 Kata

Suster Bora yang berusaha kuat untuk mencegah, tapi tidak ada gunanya karena Rangga Admajaya lebih dari wanita itu. Rangga Admajaya yang melakukan, dia memberi kajut pada jantung Faranisa dengan voltase tertinggi. Tit ,. tit , Tubuh Faranisa mengejang dan bergetar hebat. Melihat hal tersebut membulatkan mata dan melangkah mundur. Suster Bora yang melihat keadaan semakin kacau langsung mengambil alih dan berteriak agar Rangga Admajaya keluar dari ruangan tersebut. Suster Bora keluar dari ruangan, kecuali Rangga Admajaya yang masih memandang keluar jendela. Pria itu merasa tidak nyaman dengan perbuatan yang telah dia lakukan tadi. “Tuan! Ada yang perlu saya bicarakan dan ini adalah hal yang sangat penting. ” "Silahkan!" jawab Rangga Admajaya yang memandang ke arah luar jendela. “Nona Far

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN