Addison hanya mengangguk! Dia mengerti jika permasalahan seperti ini terjadi. “Jangan memperbarui wajah seperti itu!” “Oke! Karena dari awal kamu sudah memilih aku, bukan? ” Dhenia pergi begitu saja tanpa pindah rumah yang sudah berdiri dengan wajah tidak nyaman. “Maaf, aku harus membayar anak kita!” Dhenia pintu berkata ketika dirinya sudah ada di ambang pintu. Apartemen, Suster Bora melihat perkembangan janin yang sangat baik sungguh merasa bahagia. Dia melAditnakan pada Faranisa! “Jika dirimu tidak menginginkan bayi ini. Aku akan siap menjaganya Nona! ” Suster Bora mengusap perut Faranisa lembut. Dari lima bulan yang lalu, Suster Bora merasa takjub pada kegigihan kedua bayi yang ada di sana. Mereka sangat lembut tetapi memilih untuk bertahan dalam keadaan yang mengerikan. Faranisa ya

