Keesokan harinya, Adit memutuskan untuk menemui Gladis. Ia mampir sebentar ke kantornya dan kemudian menyerahkan kendali kantor ke sekretarisnya Sandra. "Pak Adit mau kemana?" "Ke Bogor.. Oh iya Sandra, jika orang-orang kemarin datang, kamu jangan bicara jika saya ke Bogor.. " Mendengar penuturan Aditya, sontak ia langsung memikirkan cara agar terus bersama pria itu. Ia tak mau sedetik pun tak bersama pria itu, apalagi Aditya sudah mengatakan bahwa dia akan keluar kota. "Emm.. begini pak, kemarin kan bapak bilang ke mereka bahwa saya wanita milik bapak, jika saya tidak ikut bapak apa mereka tidak makin curiga? Kebetulan proyek baru kita ada di daerah Bogor pak , bisa sekalian bukan... " "Hah.. Masa sih.. Mana coba lihat,” ucap Aditya yang langsung melihat agenda di ipad

