BAB 31

1634 Kata

Beberapa jam kemudian, Adit mengerjapkan matanya setelah tertidur cukup lama, ia terbangun oleh ketukan pintu kamarnya. "Tuan.. Tuan Adit... " Aditya pun segera beranjak dengan hati -hati agar Gladis tidak terganggu olehnya. Ia memakai piyamanya dan berjalan menuju pintu kamarnya. Ia membuka pintu itu dan pembantunya ada disana. "Tuan, makan malam sudah siap.." "Ini jam berapa memangnya... " "Jam 7 malam tuan... " "Oh ya sudah.. Nanti saya akan kesana.. Terimakasih.. " Pembantu itu pun langsung pergi dari hadapan Aditya. Adit pun kembali dan membangunkan Gratis. Sudah beberapa kali Adit coba untuk membangunkan Gladis tampaknya wanitanya enggak untuk membuka matanya dan makin menyelimuti dirinya dengan selimut membuat Adit gemas melihatnya. "Sayang ayo kita makan mal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN