Angin malam berhembus menerpa hijab seorang perempuan yang kini telah menjadi seorang Ibu, ia tak menyangka hari-hari yang telah ia lalui begitu cepatnya terlewati. Hingga kini anak-anaknya terus bertumbuh, ia tak dapat membayangkan kelak akan berpisah dengan anak-anaknya ketika mereka telah menikah. Hati seorang Ibu terlalu peka terhadap rangsangan rasa yang anak-anaknya rasakan, ketika kedua anaknya merasakan bahagia ia pun merasa amat bahagia begitupun ketika anaknya bersedih ia akan merasakan kesedihan itu. Helaan nafas berhembus dihidungnya, ia berjalan memasuki kamar. Sebelumnya ia menutup pintu balkon dahulu, balkon adalah tempat kesukaannya. Disana ia dapat melihat langit malam yang dipenuhi bintang dan terpaan angin yang menyejukkan, tak lupa rasa ketenangan yang menjalar dihatin
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


