36. Mengikhlaskan

1234 Kata

'Sejatinya cinta yang benar-benar cinta adalah mengikhlaskan bukannya malah memaksakan kehendak.' * * * Awan mendung disusul rintikan hujan turun membasahi jalan raya, seorang perempuan tengah menepi di tempat fotokopian seperti sedang menunggui seseorang. Ia memeluk tubuhnya sendiri kala hawa dingin menusuk hingga ke dalam kulitnya, seorang laki-laki muda yang sedari tadi memperhatikan perempuan itu, menghampirinya kala ia menghitung sudah lebih dari dua jam perempuan itu berdiri disini. "Asa." Asa mengalihkan pandangannya untuk menoleh ke sumber suara, terlihat Rizky yang sekarang sedang berdiri disampingnya sambil menatap awan yang masih setia mendung disertai rintikan hujan. "Lo kok belum pulang Ky?." Rizky tertawa mendengar pertanyaan perempuan itu. "Harusnya gue yang nanya gitu,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN