"Kalau selesai dengan sarapanmu, kamu boleh langsung pulang." wanita itu beranjak membawa serta piring kotor ditangannya ke bak cuci piring. "Mobil kamu aman di club, semalam aku sudah meminta seseorang untuk mengawasi." lanjutnya sambil mencuci perkakas kotor saat dia memasak tadi. "Terima kasih." Azka pun beranjak membawa piring kotornya. "Taruh saja disitu." Azka berdeham canggung, mengusap tengkuknya yang tak gatal. "Emm.... Apa kita bisa bicara sebentar?" "Boleh, kamu tunggu aja di depan sana. Nanti aku menyusul." sahutnya tanpa menoleh ke arah Azka. Azka mengangguk, meskipun wanita itu tak melihatnya. Dia pun berlalu sambil membawa gelas minum digenggamannya, yang tadi belum habis saat sarapan bersama. tokk... "Cicip-cicip ya, ini kemarin siang aku membuatnya." meletakan ku

