"Ini berkas yang anda minta kemarin pak" ujar seseorang anak buah Azka. "Terima kasih kamu boleh pergi." Azka pun membaca setiap informasi yang didapat dari orang suruhannya. Hingga suara langkah sepatu high heels sedikit menarik perhatiannya. Diliriknya dari ujung mata sekejap, tanpa menoleh ke wajah seseorang itu, dia tahu pasti siapa yang datang. "Sudah satu minggu kamu di Semarang, apa kamu menemukan hal yang menyenangkan." Sreekkk... Sreekkk... Membalik setiap lembar kertas laporan yang dibacanya, seolah tak merasa terganggu dengan seorang yang duduk di seberang meja kerjanya. "Aaa.... Kurasa kekasihmu itu tak menginginkanmu lagi, maka dari itu kamu kembali ke Wonogiri." ujarnya dengan nada mengejek lantas beranjak memutari meja, mendudukan diri di pangkuan Azka dan mulai me

