"Riana... Karena nanti sore, tkw yang menggantikan posisimu sudah sampai. Kontrak kerja kamu dengan kita sudah saya urus di pihak agency." "Kenapa cepat sekali tuan? Bukankah harusnya dua minggu lagi?" Nicholas terkekeh melihat wajah terkejut Riana, ia beranjak dari duduk dan menghampiri wanita yang berdiri sopan dihadapannya. "Dengar... Maafkan saya serta kecerobohan Damian selama ini, tapi adanya kamu disini mampu membuat rumah ini hidup kembali. Terima kasih..." Ia mengusap kepala Riana begitu sayang, dari dulu Nicholas sangat ingin memiliki anak gadis. Tapi sang istri pergi meninggalkan keluarganya setelah perseteruannya dengan Nicholas, membawa serta anak sulung mereka yang membuat lelaki paruh baya itu menyesali sampai sekarang. Sikap hangat tuan besar tak bisa dipungkiri, Riana b

