29. Lorong

1052 Kata

Aku harus mengambil keputusan sebelum kami menjadi santapan luwolf. "Sheryn! Mungkin kita bisa berjalan menuju ujung lorong ini." "Kamu tahu ini berujung di mana?"  "Hm ...!" Aku mengangguk mantap.  "Ikuti kami!" Akhirnya Sheryn mengomando orang-orang itu untuk mengikutiku. "Sheryn! Ini jalan menuju Kota Tengah!" Salah seorang dari mereka berusaha memberi tahu Sheryn. "Kota Tengah?" Sheryn menatapku dengan sebelah matanya naik ke atas. Dia memang tidak tahu hal itu, karena menurut perhitunganku, Sheryn belumlah lahir saat tragedi itu terjadi. Aku mengangguk. Entah dia tahu atau tidak Kota Tengah itu ada di mana. "Aku percaya padamu!" Sheryn menepuk bahuku. Setelahnya, dia berjalan mendahuluiku. "Kalian bisa ikut denganku atau menunggu luwolf itu masuk dan memangsa." Dengan berani

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN