"Sheryn!" "Hm ...!" "Kita tidak mungkin keluar bersamaan. Bagaimana jika kita berdua memastikan dulu apa yang ada di luar sana. Tidak mungkin rombongan seperti ini. Keberadaan kita akan mudah diketahui oleh Xatano." Sheryn tak langsung menanggapi usulku, aku tahu dia butuh waktu untuk memikirkan semua ini. "Baiklah, Jun! Aku pikir itu memang usul yang tepat. Mengingat kita sama sekali tidak tahu seperti apa di luar sana. Kita berdua belum pernah mendatangi Kota Tengah." Aku senang dia sepemikiran denganku. Setidakanya aku tidak sendirian. "Kalian tunggu di sini dulu. Biar kami keluar untuk mengetahui kondisi di luar sana." Sheryn sudah seperti seorang juru bicara untukku. Dia mengerti cara berkomunikasi dengan orang lain. Hal itu sangat menguntungkan untukku yang introvert ini. Ka

