Aku bersiap melesatkan anak panah elemen airku tepat di dinding dalam mulutnya. Tempat keluarnya semburan api itu. "YES!" Api itu padam dan naga itu nampaknya mulai kesal. Aku tersenyum dalam hati akan pencapaian ini. Bangga akan kemampuan diri sendiri akan menambah kepercayaaan diri kita, asal tidak berlebihan. Jika aku mendapat kemampuan ini ketika di bumi, akankah aku menjadi sombong? Apakah mungkin aku akan ganti menghajar Bobby cs? "Tak ada yang tahu!" Lagi-lagi aku mengedikkan bahu karena merasa tidak akan tahu apa yang terjadi jika benar-benar menjadi kenyataan. Meski sumber api itu padam, bukan berarti pertarungan telah usai. Naga itu kini hanya berputar-putar, mungkin dia mencari ke mana lari apinya? Inginku tertawa namun takut dosa. Eh! Kembali serius dan fokus. Ini bukan s

