"Barusan aku bicara banyak dengan papa." Alvin membuka percakapan dengan Syakila, seraya menikmati sarapan yang tersaji di meja. Banyak hal yang dibahas dengan kedua orang tuanya, sehingga Syakila langsung beranjak ke dapur untuk memasak sarapan kesukaan Alvin. Nasi goreng seafood. Satu-satunya sarapan yang akan dimakan Alvin hingga tandas, jika cumi-cumi yang dimasak menyatu dengan bumbu. Pedas dan gurih seimbang dengan udang yang turut menjadi pelengkap. "Membicarakan apa saja? Apakah ada membahas tentang diriku?" tanya Syakila, seraya menghapus jejak makanan di bibirnya. Alvin menganggukkan kepalanya. "Tentu saja. Bahkan yang kami bahas hanya tentang kamu" akunya. "Termasuk tentang kamu yang sudah lama menyimpan rasa padaku. Tapi, sayangnya aku baru tahu hal itu hari ini. Rasanya

