"Rachel," gumam Alvin, pelan. Berusaha keras membuka matanya, untuk mengangkat panggilan dari Rachel, yang tiba-tiba saja menghubunginya tengah malam buta seperti sekarang. Alvin yang baru saja selesai dengan Syakila, tentunya merasa berat untuk membuka mata apalagi banyak bicara. Ingin rasanya ia mengabaikan Rachel, tapi rasanya tak pula tega melakukan itu. Memaksakan diri melawan kantuk, Alvin akhirnya mengangkat panggilan dari Rachel. "Ya, ada apa, Chel?" tanyanya saat panggilan terhubung. Masih diam di tempat, dengan Syakila di pelukannya. "Vin …, bisakah aku meminta waktumu sebentar?" tanya Rachel lirih. Suaranya terdengar serak, seperti orang yang sedang berusaha menahan tangisan. "Tentu," sahut Alvin cepat. "Nanti aku hubungi." Segera Alvin mengakhiri panggilannya dengan Ra

