Dave yang sudah keluar kamar lewat jendela kaca berjalan menuju ke halaman rumah yang tampak familier dilihat dari segi manapun. Namun ketika langkahnya hendak menuju ke gerbang keluar, Drew langsung menyentuh pundaknya. “Akan sia-sia usaha tuanku kalau kau keluar dari kawasan rumah ini.” Jelas itu sebuah peringatan, bukan ancaman. “Selama ini aku selalu menyelesaikan masalah tanpa bantuan orang lain.” Dave melepaskan tangan Drew dengan pelan, balik badan menatap pria itu. “... tidak ada hak bagi Samuel untuk melarang mu.” “Nona terllau berbaik hati membantumu. Aku rasa kau tak cocok dengannya.” Drew mengedik-kan bahunya. “... tipe sepertimu banyak, dan nona bisa mendapatkan dengan sangat mudah.” Dave tahu, siapa yang disebut nona dalam ucapan Drew. “Aku tak akan membiarkan itu ter

