Alrich berada di ruangan yang tidak begitu terang. Di depannya, ada beberapa foto yang tertempel di dinding. Wajah yang tak asing itu menampilkan banyak ekspresi. Dari tersenyum, sedih, menangis, gembira, humoris, maish banyak lagi ekspresi-ekspresi yang terlihat jelas. Pria itu berjalan mendekati foto-foto itu, menatap setiap inci dengan fokus. Amelia memang sungguh cantik, polos, baik hati dan juga murni. Hanya dirinya yang tahu mengenai gadis itu. Namun semenjak dia berubah, segalanya juga tak sesuai dengan rencana. “Aku sangat mencintaimu. Tapi kenapa kau terus terlibat dengan pria lain.” Dulu Alrich tak masalah jika Amelia selalu menempel ria kepada Dave. Tapi sekarang berbeda, karena Dave yang semula cuek jadi tertarik dengan gadis itu. “Aku akan membuatmu merasakan sakit lebih d

