Hanya satu yang dipikirkan Amelia, sebuah bukti kongrit yang hanya diketahui oleh Mike dan orang terdekatnya. Tapi, apakah dengan bukti itu pria tersebut bisa menghilangkan kecurigaan. Gadis itu akan mencobanya, mencoba untuk bertahan hidup meskipun menggunakan kebohongan. “Jika kau tak percaya, itu tidak masalah. Toh juga aku tak rugi.” Dalam hati Amelia, sejatinya dia ketir-ketir. Takut jika Mike akan membunuhnya. Gadis itu melirik pria tersebut, tampak jelas dia tak percaya sama sekali. “Di dalam kotak itu, ada gelang persahabatan dan juga bola baseball,” kata Amelia dengan pelan. “Dari mana kau tahu?” teriak Mike lagi dan lagi. “Aku kan sudah bilang kalau dari mimpi! Setelah kecelakaan, aku mengalami semuanya!” Omong kosong Amelia semakin melebar, dan ia hanya bisa berpikir u

