Amelia masih menunjukkan giginya yang putih bersih itu, melirik ke arah Delon untuk meminta bantuan. Tapi sayang karena menjadi pusat perhatian, Delon tak mau membantunya. Tidak ada cara lain lagi bagi gadis itu untuk tampil. “Aku rasa, perlu pendekatan.” Suara Amelia keluar, semua orang menantikan lanjutan dari pendapatnya. “Seorang penulis menghentikan tulisannya pasti karena ada sebab.” Itu terjadi padanya dulu, dan ia juga merasakan hal yang sama. “Berarti, kita harus mencari penyebabnya itu,” sambung Delon mulai mengerti. Amelia maju ke depan, membaca naskah yang sudah di cetak sebagian oleh pria itu. “Naskah ini adalah kehidupan bagi penulis. Mereka mencurahkan segala emosi di naskah ini.” Ken tak menyangka bahwa Amelia bisa memahami seorang penulis. “Jadi menurutmu, kita harus

