Bab 1

581 Kata
Dian Setianingsih seorang mahasiwi di sebuah universitas swasta di sebuah kota A. Dia seorang gadis dari sebuah desa yang cukup jauh dari tempat tingalnya sekarang. Dia pergi ke kota untuk melanjutkan kuliahnya di kota tersebut. Dian kuliah di kota karna ingin menghindari Arga mantan pacaarnya, yang memutuskan dia tanpa sebuah alasan yang jelas hingga membuat Dian kecewa dan sakit hati. Dian begitu mencintai Arga yang sudah menjadi pacarnya selama empat tahun, mereka berpacaran dari Dian masih sekolah puith biru sampai lulus sekolah putih abu.  Dua minggu setelah Arga memutuskan Dian, tiba-tiba Dian menerima sebuah undangan pernikahan Arga dan Elsa. Betapa hancur hati Dian cinta petamanya akan menikah dengan perempuan lain.                Setelah menerima undangan tersebut Dian memutuskan untuk melanjutkan kuliah di kota A. Dian  akan tinggal di sana dengan tantenya yang ada di kota tersebut. Dian tidak mau bertemu kembali dengan mantannya tersebut. Dian ingin melupakan Arga dan semua kenangan tentangnya, karna klo dia masih tinggal di kampung dan selalu mbertemu atau melihat Arga Dian pasti tidak akan bisa melupakannya, dia akan teringat terus dan sakit hati. Saat ini dia sedang berjalan di sebuah mall dengan teman-temannya. Tujuannya ke sebuah toko buku di mall tersebut. Mereka ingin mencari buku untuk mengerjakan tugas kuliahnya. Selain mencari buku tentu saja mereka juga ingin jalan-jalan di mall tersebut, walo tidak belanja hanya melihat lihat etalase toko saja tapi itu sudah cukup membuat mereka bahagia. Mereka tidak bisa belanja karena mereka ingin membeli buku. “Met, Yol, nanti klo kita sudah mendapatkan buku yang kita cari, kita makan ya udah laper nih” kata Dian pada Meta dan Yola sahabatnya. “Ya elaaah, belom juga nyampe toko buku dah mikirin makan aja, dasar tukang makan” seru Yola sambil terus jalan menuju toko buku yang sudah nampak dari tempat dia jalan sekarang. Eeh makan itu penting buat nambah tenaga biar kita kuat, kuat menerima kenyataan hehe” jawab Dian sambil terkekeh dengan jawabannya sendiri. Setelah sampai lalu mereka masuk ke toko buku tersebut. Mereka berpisah mencari buku yang mereka butuhkan masing-masing. Dian tidak langsung mencari buku yang ingin dia cari. Dian ke bagian jajarn novel, dia memang suka sekali membaca novel. Dian selalu menyisihkan uang jajannya untuk membeli novel-novel yang dia suka. Dian suka novel jendre romantis dan misteri. Sudah banyak sekali novel koleksinya bahkan lebih banyak novel koleksinya dari pada buku kuliahnya, dia rela menyisihkan uang jajannya untuk membeli novel-novel tersebut. Sementara untuk membeli buku kulianya dia meminta pada orang tuanya, dia ga mau memakai uang sendiri tuk membeli buiku kulianya. Saat sedang beridir sambil membaca sinopsis novel yang ingin dia beli, tiba-tiba ada yang nabrak dia dari belang. Buku novel yang sedang Dian baca pun terjatuh, Dian berjongkong untuk mengambil novel tersebut dengan kesal. Dian kemudian berdiri sambil ngedumel dalam hati ke orang yang sudah menabraknya. Orang yang nabrak Dian merasa bersalah dia meminta maaf ke dian karna dia sudah menabraknya. “Maaf mbak, saya tidak sengaja tadi saya nendang tiang rak buku  sampai saya hampir jatuh dan nabrak mba” ucap laki-laki tersebut, ya orang yang nabrak Dian seorang laki-laki. DEGG Dian yang sudah berdiri tapi masih membelakangi laki-laki tersebut merasa tidak asing dengan suara itu, Dian jadi ingat dengan seseorang, tapi dia merasa tidak mungin orang itu orang yang dia kenal, perlahan Dian membalikan badannya menghadap orang tersebut denga deg deg an dan perasaan yang tidak karuan, dalam hati dia berharap orang tersebut bukan orang yang dia maksud. Hingga akhirnya Dian berhadapan dengan laki-laki tersebut, Dian bengong tidak bisa berkata apa pun….  
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN