Tiga hari berlalu setelah si mbok dan sang sopir menutup pintu ruang rahasia yang tidak pernah kak Sarah masuki. Sejak saat itu, aku dan kak Sarah sama sekali tidak pernah melihat si mbok. Itu juga yang kak Sarah pikirkan. Aneh, tapi ia tidak bisa bertanya kepada siapa pun. Malam harinya, udara terasa sangat sejuk. Seperti ada sesuatu yang sedang menantikan kak Sarah. Sesuatu yang tidak bisa ia pikirkan, dan tampaknya hal yang tak disukai. Bagi sebagian besar orang, malam adalah waktu yang terbaik dan tepat untuk beristirahat, tapi beda dengan kak Sarah. Ia tidur cukup lelap disiang hari dan terganggu di malam hari. Pukul 23.00 WIB. Tanpa disadari, kak Sarah sudah melewatkan banyak waktu di dalam kamarnya. Karena lapar, ia pun bergegas membersihkan diri dan keluar dari kamar untuk mengi

