"Lo masih nggak suka nasi?" Tanya Mars, saat Yuna lebih memilih pasta dibanding hidangan berbahan dasar nasi. "Suka, tapi lagi nggak mau aja." Balasnya. "Jangan ngajak gue ke tempat gini lagi, ya? Gue nggak punya banyak uang buat bayar." Yuna terkekeh pelan. "Siapa juga yang minta dibayarin, aku mau bayar sendiri." Balasnya. "Nggak mungkin lah pacaran tapi ceweknya yang bayar." "Emang kita udah pacaran ya, Mars?" "Lo yang bilang." "Aneh aja kalau pacaran bicaranya masih irit, kalau jawab ketus." Keluh Yuna. "Gue emang gini. Mau syukur, nggak yaudah." "Ish, untung ganteng kalau jelek udah kucolok pake garpu nih matanya." Usai makan bersama, keduanya pun memilih keluar dari dalam Mall karena Mars merasa tidak nyaman. Uang hanya alasan saja, karena sebenarnya Mars memiliki cuku

