Kia dan Ayah tengan menikmati makan malam bersama sebelum Ayah bertugas menjaga keamanan kompleks. Makan malam seadanya, tapi Kia tidak pernah sekalipun mengeluh. Ia tetap bersyukur dengan segala yang dimilikinya saat ini. Bagi Yuna ayah adalah satu-satunya hal paling berharga dalam hidupnya. Tiba-tiba terdengar suara ketukan dari arah luar, sepertinya dari pintu depan. "Biar Ayah lihat, kamu disini saja habiskan makanannya." Ayah segera bangkit dari tempat duduknya untuk memeriksa ke depan. Kia menunggu hingga beberapa menit, Ayah tidak kunjung datang hingga akhirnya Mia menyusul Ayah. "Ayah," panggil Yuna, setelah melihat Ayah berdiri di ambang pintu tengah memperhatikan sesuatu. "Siapa?" Tanya Kia, penasaran. "Kamu kenal mereka?" Tunjuk Ayah pada beberapa anak muda di seberang

