Episode 72

802 Kata

Penyesalan Terdalam Mungkin malam ini adalah kali terakhir untukku dapat menikmati langit gelap yang sarat akan bintang. Mungkin udara yang aku hirup saat ini adalah sesapan napas terakhir yang dapat ku rasakan. Bisa jadi juga detik ini adalah detik terakhir aku masih dapat memacu motorku sekencang ini. Semua yang ku alami ini bagai kilasan lambat sebuah film. Semuanya terjadi secara lambat, ibarat adegan slow motion. Tiba-tiba saja aku telah tergeletak dengan lemas di atas aspal yang terasa dingin. Kepalaku pusing bukan main. Rambutku terasa lengket. Tubuhku serasa patah semua. Seluruh badanku nyaris mati rasa. Yang ada di otakku hanyalah, “Aku akan mati malam ini, aku akan meninggalkan semua orang di sekitarku.” Aku dapat mengingat dengan jelas, kali terakhir aku bertemu dengan semua o

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN