Delapan puluh delapan

1285 Kata

Rian bergidik ngeri setelah mendengarkan apa yang di katakan oleh Rinto. Di saat ia mengetahui papanya adalah seorang mafia, ia merasa sedikit takut, namun kini ia mengetahui kalau di balik kuatnya sang papa masih ada seorang pria yang lebih kejam dan lebih sadis dari papanya, meski kini pria itu telah di panggil sang kuasa. “Kau tau, meskipun papa terlihat kejam, tapi papa masih memiliki hati nurani dan masih mentolerir sesuatu. Sama seperti yang terjadi kepada Tristan, dengan membawa sesuatu yang di katakan oleh Akira, papa bisa mengontrol emosi papa. Berbeda dengan Marsello, dia bahkan tak peduli dengan apapun jika amarah sudah menguasai dirinya, dia tidak akan pernah memberi ampun kepada orang yang sudah mennyakiti hatinya dana juga keluarganya, meskipun istrinya dan juga mamanya yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN