Devan akhirnya mendapatkan ceramah selama hampir dua jam, alhasil pagi ini dia hampir saja terlambat ke rumah Akira. Jika saja dia tidak ingat kalau hari ini dia akan ke Bogor bersama Akira dan Jenny, yakin lah dia sudah Bangkong dan bangun jam sepuluh pagi. Apalagi, ini hari Minggu, waktunya libur. Tapi, tidak dia bangun pukul lima dan setelah sholat subuh, dia pun berolahraga dan akhirnya ketiduran hingga pukul tujuh, dia terbangun lagi dan mandi. Aneh habis sholat, dia berolahraga hampir jam enam. Dia kembali ke rumah awalnya ingin mandi malah ketiduran, alhasil pukul delapan dia sarapan terburu-buru, membuat seisi rumah menatap kepadanya dengan heran. "Kamu kenapa mas?" Tanya mamanya, "Hem, buru-buru ma" jawabnya. "Iya semua orang tahu kamu buru-buru, tapi kenapa?" Tanya sang apa.

