Rian mengusap wajahnya kasar, lalu ia menatap Lulu, Kevin dan juga Dewi secara bergantian. Ingin rasanya ia marah, namun ia tak mendapatkan alasan untuk marah kepada mereka. Rian merogoh ponselnya, lalu ia menghubungi Widia. Rian: Sayang, sepertinya malam ini aku nggak bisa pulang, aku harus mencari Akira karena dua hari ini dia tidak ada kabar. Widia: Apa? Kalau begitu aku ikut. Rian: Tidak sayang, kamu di rumah saja, aku akan mencari dia bersama teman-teman Akira, kamu tunggu saja kabar dari ku. Dan aku minta tolong sama kamu, jangan memberitahukan hal iini kepada mama dan juga papa, apalagi kepada mama, aku tidak ingin kalau sampai mereka khawatir. Widia: Baiklah, semoga Akira cepat ketemu, dan jangan lupa untuk selalu memberi kabar. Rian: Iya sayang, kalau begitu aku ttutup telep

