Aku mencoba berjalan kearah pintu yang memang terbuka, menghindari Andre adalah cara satu-satunya untuk saat ini. Melihat perubahan Andre yang menakutkan tidak pernah ada dalam imajinasiku. Belum satu langkahpun aku ambil, Andre sudah lebih dulu meraih tubuhku dan kembali membuat aku berdiri di depannya. Menatap aku dengan mata menyipit. "Jangan membuat aku takut Andre, jangan menatap aku seperti itu." Aku berusaha keluar dari ketidaknyamanan ini. "Apa kamu mencintai aku Luna?" Pertanyaan Andre gamang membuat aku menatap dia tidak yakin. Aku meremas jemariku, menatap Andre sejenak hanya untuk menyadari kalau aku memang mencintai dirinya. Akan selalu mencintai dia, bahkan semenakutkan apapun dia. "Jawab aku Luna, apa kamu mencintaiku? Apa kamu pernah mencintaiku?" Ada nada kesakitan ya

