Chapter 15

1343 Kata

Aku menatap sosoknya dengan sebuah senyuman yang membuat aku ingin menghentikan diriku untuk tersenyum seperti orang bodoh. Aku tidak tahu kalau sebuah ciuman juga pelukan dalam lelapku bisa membuat aku nampak seperti orang yang terlalu overdosis dengan senyuman, Andre memang hebat memilih cara yang tepat untuk membuat aku merasa malu seperti ini. Tak ingin membangunkan sosoknya membuat aku langsung keluar kamar setelah aku merasa sudah lebih baik setelah mengguyur tubuhku dengan air hangat. Rasanya mataku benar-benar berat karena terlalu banyak menangis kemarin, tapi semua terobati dengan pengakuan yang di berikan Andre. Aku berjalan kearah dapur dan mulai menyalakan kompor. Aku memutuskan untuk memasak hari ini, sejak Andre membawa aku kemari aku tidak pernah memasuki dapur ini juga An

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN